Studi ini menemukan, peserta yang makan satu sampai tiga telur sepekan memiliki risiko 60 persen lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular.
Mereka yang makan empat sampai tujuh telur sepekan memiliki risiko 75 persen lebih rendah.
Namun, jika mempertimbangkan potensi asupan asam lemak jenuh, disimpulkan bahwa makan satu hingga tiga butir telur sepekan lebih aman.
“Dalam kasus konsumsi SFA yang lebih tinggi, hanya satu hingga tiga butir sepekan tampaknya melindungi dari penyakit kardiovaskular,” tulis studi tersebut.
Penulis penelitian mengakui bagaimana perdebatan seputar telur dan kesehatan bisa menjadi kontroversial.
“Telur tetap menjadi salah satu makanan yang paling kontroversial karena asam lemak jenuhnya (tiga gram/100 gram) dan kandungan kolesterol (370mg/100g) beserta komposisinya, yang kaya akan protein berkualitas tinggi, zat besi, vitamin yang larut dalam lemak, mineral, dan karotenoid,” tulis makalah itu, ditulis Kamis 2 Februari 2023.
POSRAKYAT.ID – Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan Rahayu Sayekti menyatakan, pihaknya kedatangan…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Komifo Kota Tangsel Tb. Asep Nurdin menyatakan, platform pelayanan publik Tangsel…
POSRAKYAT.ID - Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana, enggan menanggapi soal kasus dugaan penggelapan…
POSRAKYAT.ID - Direktur Jenderal Bea Cukai Letjen (Purn) Djaka Budhi Utama mengungkapkan, hasil Operasi Asap…
POSRAKYAT.ID - Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Provinsi Banten berhasil menggagalkan peredaran jutaan batang…
POSRAKYAT.ID - Kapolsek Karawaci Kompol Kresna Ajie Perkasa mengungkapkan, giat patroli mobile yang terlaksana di…
This website uses cookies.