“Kita punya jejaring mulai dari camat hingga lurah, dan kader, dari situ kita mencoba menanamkan bahwa, yang namanya bantuan ini sifatnya tidak terus menerus,” tegas Bambang.
Ini (sebagai) pemicu, agar masyarakat ini pertama survive. Nah, cara merubah mindset masyarakat terhadap bantuan itu, harus dimulai dari peran kita sebagai pemerintah,” imbuhnya.
Selain memberikan stimulus, dirinya pun menuturkan, organisasi perangkat daerah (OPD) juga harus hadir memberikan langkah nyata, agar bantuan tersebut betul-betul bermanfaat sebagai modal usaha.
“Mungkin (mindset) akan menjadi lemah, mana kala kita tidak mengimplementasikan saat kita sampaikan bahwa dana ini harusnya digunakan sebagai modal awal,” tutur Bambang.
Pemerintah (harusnya) membantu bagaimana caranya mereka mendapatkan bahan, dimana mereka bisa mendapatkan keuntungan, artinya seperti itu,” tambahnya.
Dalam upaya merubah pemikiran masyarakat tersebut, sedikitnya ada tiga hal yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.
POSRAKYAT.ID - Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan,…
POSRAKYAT.ID - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah milik Pemerintah Kota…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten kembali menerbitkan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendarlin mengungkapkan, pihaknya telah berhasil melakukan…
POSRAKYAT.ID - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang menggelar Kick Off Pembangunan Zona…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Ayep Jajat Sudrajat mengaku, sepanjang 2026, pihaknya…
This website uses cookies.