“Kita punya jejaring mulai dari camat hingga lurah, dan kader, dari situ kita mencoba menanamkan bahwa, yang namanya bantuan ini sifatnya tidak terus menerus,” tegas Bambang.
Ini (sebagai) pemicu, agar masyarakat ini pertama survive. Nah, cara merubah mindset masyarakat terhadap bantuan itu, harus dimulai dari peran kita sebagai pemerintah,” imbuhnya.
Selain memberikan stimulus, dirinya pun menuturkan, organisasi perangkat daerah (OPD) juga harus hadir memberikan langkah nyata, agar bantuan tersebut betul-betul bermanfaat sebagai modal usaha.
“Mungkin (mindset) akan menjadi lemah, mana kala kita tidak mengimplementasikan saat kita sampaikan bahwa dana ini harusnya digunakan sebagai modal awal,” tutur Bambang.
Pemerintah (harusnya) membantu bagaimana caranya mereka mendapatkan bahan, dimana mereka bisa mendapatkan keuntungan, artinya seperti itu,” tambahnya.
Dalam upaya merubah pemikiran masyarakat tersebut, sedikitnya ada tiga hal yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.
POSRAKYAT.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tubagus Asep Nurdin menegaskan, wartawan memiliki peran…
POSRAKYAT.ID – DKM Al-Anshor Bea Cukai Tangerang menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial selama bulan…
POSRAKYAT.ID – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), bekerja sama dengan Dyandra Promosindo, menyelenggarakan…
POSRAKYAT.ID — Kepala Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Seto Apriyadi mengungkapkan, pihaknya terus…
POSRAKYAT.ID - Bea Cukai Banten terus menggencarkan upaya pemberantasan rokok ilegal, melalui kegiatan rutin Operasi…
POSRAKYAT.ID - Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris mengungkapkan, pihaknya mendapati beberapa bahan berbahaya,…
This website uses cookies.