Saat ini, sebut Pilar, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel belum memiliki data base, soal jumlah dan lokasi pelaku kerajinan yang ada di wilayah.
Oleh sebab itu, pihaknya mendorong Dekranasda yang telah dilantik di beberapa kecamatan, menggali potensi dan mendata pelaku kerajinan tersebut.
“Mereka memiliki potensi yang besar, keinginan yang besar, potensinya juga bagus. Ternyata ada kerajinan mainan yang produksinya bisa sampai 10 ribu per hari. Bahkan, ada produk yang sampai ke luar negeri,” sebut Pilar.
Nah, ini kita harus punya data basenya. Setelah itu kita lakukan pemilahan, mana tahapan yang memang sudah expert, mana yang tahapnya beginner. Kita harus bantu,” tambahnya.
Melalui data base itu, lanjut Pilar, Pemkot memitigasi langkah-langkah guna meningkatkan dan mendongkrak potensi para pengrajin.
“Kita harus bantu. Mulai dari pelatihannya, produksinya, manajemen bisnisnya. Ke depannya, bagaimana pemasarannya, packingnya. Jadi ini (data base) penting sekali,” tuturnya.
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, dalam rangka mengantisipasi longsor dan…
POSRAKYAT.ID - Ade Kurniawan (47) yang menjadi saksi dalam penggeledahan dan penangkapan tersangka bandar sabu…
POSRAKYAT.ID - Ade Kurniawan (47) yang menjadi saksi penggerebekan salah seorang bandar sabu di wilayah…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely menuturkan, pihaknya menerima tagihan dari Perseroda…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan memastikan, seluruh sekolah negeri di bawah…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengaku, saat ini tengah fokus mengurusi…
This website uses cookies.