Soal pemerataan pembangunan di Kota Tangsel, papar Bima, tampak tingginya ketimpangan terhadap apa yang dibangun oleh pengembang, dan apa yang dikerjakan oleh Pemkot Tangsel.
“Kalau kita lihat, wilayah yang dibangun oleh developer itu jarang terjadi banjir, justru yang di pinggir-pinggir developer yang banjir. Kenapa? Kta lihat, developer punya tata kelola drainase yang bagus,” ungkap Bima.
Jadi, ketika air mengalir ke perkampungan, drainase mengecil atau mampet,” paparnya lagi.
Ini karena Pemkot tidak memiliki blue print atau tata kelola drainase yang baik. Sehingga aliran yang lancar di wilayah komplek atau perumahan, yang mampet di wilayah perkampungan,” tandas Bima.
POSRAKYAT.ID - Kabar tak sedap beredar di Instansi Kejaksaan, di mana beredar informasi adanya oknum…
POSRAKYAT.ID - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang, melakukan…
POSRAKYAT.ID - Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Kunto Ariawan…
POSRAKYAT.ID - Grab Indonesia memberangkatkan 105 mitra pengemudi untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.…
POSRAKYAT.ID – Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel turut…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten kembali mewujudkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri…
This website uses cookies.