Jubir Kemenkes RI, dr. Mohammad Syahril. (Foto: Dok PMJNews)
POSRAKYAT.ID – Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Mohammad Syahril menyatakan, pemerintah siap tanggung pasien, pada kasus gagal ginjal akut.
Hal itu diungkap Syahril, mengingat kasus tersebut mulai mengkhawatirkan.
Berdasarkan informasi catatan data Kemenkes, sebanyak 255 kasus tersebar di 26 Provinsi di Indonesia.
“Berdasarkan data hari ini Selasa 25 Oktober 2022, sudah ada sebanyak 255 kasus tersebar 26 Provinsi di Tanah Air,” ungkap Syahril.
Berkenaan dengan pembiayaan pasien gangguan ginjal akut, Kemenkes menegaskan pembiayaan pertama tetap bakal ditanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
“Jadi pembiayaan pertama dari jaminan pelayanan kesehatan yaitu BPJS,” jelas Mohammad Syahril.
Semakin meningkatnya angka kasus gagal ginjal akut tersebut, kian menambah kekhawatiran masyarakat khususnya para orang tua.
Tak hanya terkait kesehatan sang anak, tetapi juga termasuk berkenaan pembiayaannya.
Tetapi, untuk masyarakat yang kurang mampu seluruhnya ditanggung oleh pemerintah.
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, dengan hadirnya program Gampang Sekolah, Gampang Sembako, dan…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely mengungkapkan, pihaknya telah menyusun skema rekayasa…
POSRAKYAT.ID — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, kepengurusan organisasi…
POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas…
POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Banten terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri dalam negeri melalui pemberian…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan pemasangan kabel optik,…
This website uses cookies.