Rakyat Bicara

Air Baku Warga Pondok Jagung Tercemar Sejak 2007

POSRAKYAT.ID – Khaidir (68), salah seorang warga Pondok Jagung, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku bahwa, air baku tanahnya tercemar material bahan bakar minyak (BBM), salah satu SPBU swasta, sejak 2007 lalu.

“Jadi sejak 2007, sejak Pom Bensin (SPBU Swasta) itu berdiri. Sebelumnya air baku rumah saya, juga tiga keluarga lainnya disini bagus, malah bisa dibuat air minum. Kami sudah beberapa kali berupaya, ke RW, ke Kelurahan, ke Wali Kota, tapi belum juga ada titik temu,” kata Khaidir, Rabu 12 Oktober 2022.

Khaidir menuturkan, pihak SPBU Swasta itu sempat mengganti pompa air milik warga terdampak. Namun, sambungnya, pergantian pompa air tidak mempengaruhi air baku yang ada.

“Airnya tetap agak berminyak. Bahkan, pernah kita coba buka kran air kita 24 jam, nonstop. Itu ternyata bensinnya ada dua drum, itu setelah dipisahkan dari air yah. Jadi, saat awal kami pertemuan dengan SPBU Swasta itu, kami minta kompensasi 150-200 ribu per bulan, selama 14 tahun. Karena pertemuannya itu akhir 2021 kemarin,” tutur Khaidir.

Khaidir menambahkan, sebagai ganti kerugian warga, dirinya mendapatkan bantuan air bersih 40 galon air mineral. Namun, bantuan air itu harus diangkutnya sendiri.

“Sempat ada bantuan 40 galon air mineral. Tapi kan harus ngangkutin sendiri pak. Ya, gempor juga pak. Lagian, masa iya kita mau nyuci baju pake air mineral, mau nyuci motor pake air mineral? Kan ngga mungkin tiap hari ngangkutin 40 galon juga,” ujar Khaidir.

Ditemui posrakyat.id di kediamannya, Arifin putra Khaidir menyebut, saat pertemuan usai pergantian pompa air di akhir 2021 lalu itu, pihak SPBU Swasta dituding telah menipu warga, dengan meminta tanda tangan di atas materai, tanpa warga membaca isinya.

“Jadi ayah saya dan tiga kepala keluarga lainnya itu langsung tanda tangan aja. Mereka kan udah tua-tua yah, jadi tidak dipersilahkan membaca isinya, langsung suruh tanda tangan. Ternyata isinya, warga tidak dapat menuntut ganti rugi apapun kepada SPBU Swasta itu,” tegas Arifin.

Arifin mengungkapkan, saat ini dirinya telah membawa masalah tersebut ke Komisi IV DPRD Kota Tangsel. Bahkan, lanjut Arifin, pihaknya telah bersurat ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kemarin kami sudah ke Komisi IV DPRD Kota Tangsel. Tanda terimanya kami simpan juga. Kami juga sudah ke DLH Kota Tangsel. Sudah ke Kantor Wali Kota. Kami hanya minta air baku kami kembali seperti semula,” tandasnya.

Terpisah, Anggota Komisi IV dari Fraksi PKS Ricky Yuanda Bastian menyebut, permasalahan warga Pondok Jagung tersebut telah dibawa ke rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD. Rencananya, sambung Ricky, persoalan itu akan dilakukan hearing dengan pihak-pihak terkait.

“Kemarin sudah dirapatkan dalam Bamus.
Hasilnya sudah didisposisi ke komisi IV.
Rencananya akan dilakukan pemanggilan untuk hearing, tanggal 17 Oktober 2022 mendatang,” terang Ricky.

Ari Kristianto

Recent Posts

Sisir Wilayah Kabupaten Tangerang, Bea Cukai Banten Gencarkan Taat BKC

POSRAKYAT.ID- Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Provinsi Banten menggelar Operasi Gurita di wilayah pengawasannya, pada…

4 hari ago

Perumdam TKR Beri Sambungan Air Bersih Bagi Warga di TPA Jatiwaringin

POSRAKYAT.ID – Guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di sekitar TPA Jatiwaringin, Perumdam Tirta…

6 hari ago

Pokja Wartawan DPRD Minta Legislator Tangerang Selatan Lebih Transparan

POSRAKYAT.ID  - Kelompok kerja (Pokja) Wartawan DPRD Kota Tangerang Selatan, menghendaki agar para wakil rakyat…

2 minggu ago

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Ilegal

POSRAKYAT.ID - Kepala Seksi Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan pada Kejari Kabupaten Tangerang,…

2 minggu ago

Si Benteng Hasilkan 36 Juta Per Bulan? DPRD Desak Transparansi Anggaran

POSRAKYAT.ID - Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Tangerang, jumlah total penumpang yang sudah naik…

2 minggu ago

Bank Sampah di Cipayung Jadi Contoh Solusi Penanganan Sampah

POSRAKYAT.ID - Bank Sampah Yes Narada yang terletak di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, telah berhasil…

2 minggu ago

This website uses cookies.