Politik

Peringatan Fraksi PSI Soal PT PITS

POSRAKYAT.ID – Sekretaris Fraksi PSI Emanuella Ridayati kembali memberikan peringatan soal kinerja PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).

Legislator Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang akrab disapa Rida itu, mengingatkan soal target pendapatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tak hanya menjadi imajinasi belaka.

“Kami Fraksi PSI, menekankan agar target keuntungan Rp5 miliar bukan hanya imajinasi dan angka pemanis saja. Kami sangat berharap itu dapat benar-benar terealisasi di tahun depan,” kata Rida, dalam rilis yang diterima posrakyat.id, Rabu 5 Oktober 2022.

PSI masih tetap berpandangan bahwa, sampai sekarang PT PITS belum dikelola secara baik. Ingat, kami akan tagih target ini (Rp5 miliar), di tahun depan,” tegasnya lagi.

Selain target kinerja, lanjut Rida, Wali Kota sebagai pemegang saham tertinggi, tampak ‘loyo’ dalam membenahi BUMD Kota Tangsel itu. Buruknya manajemen, dan kurangnya evaluasi yang harus dilakukan Kepala Daerah, membuat PT PITS, terlihat hanya sebagai benalu.

“Kami mendesak Wali Kota untuk membenahi tata kelola di internal PT PITS. Kami meminta PT PITS dikelola dengan baik dan professional, serta menerapkan prinsip good corporate governance. Fraksi PSI juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot), untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala,” ungkap Rida.

Menyinggung penyertaan modal berkala, Rida menuturkan, pihaknya tetap bersikeras agar Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2014 segera direvisi.

Pasalnya, Perda yang memuat tentang penyertaan modal kepada BUMD itu, tidak pas, jika dimasukan dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023.

“Saya yakin, mayoritas masyarakat setuju jika kebutuhan daerah saat ini, yang paling prioritas adalah penanganan banjir. Maka dari itu, kami merasa tidak pas jika ada penyertaan modal tahap terakhir di tahun depan kepada PT PITS,” tutur Rida.

Saat ini, Fraksi PSI sedang mengusulkan perubahan Perda nomor 1 Tahun 2014 tersebut. Dalam hal ini, Fraksi PSI mengusulkan agar tidak ada lagi penyertaan modal tahap terakhir perusahaan daerah itu.

“Usulan (Perubahan Perda No. 1 Tahun 2014) sedang berproses. Pada intinya kami merasa sudah terlalu banyak modal yang diberikan kepada PT PITS,” jelas Rida.

Tetapi, sampai sekarang masih belum berdampak positif terhadap penerimaan daerah. Itulah kurang lebih yang mendasari kami mengusulkan perubahan Perda ini,” tandas Rida.

Ari Kristianto

Recent Posts

Konsolidasi Aslinmas Kota Tangerang, Perkuat Sinergi Masyarakat di Lingkungan

POSRAKYAT.ID — Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) Kota Tangerang, memperkuat konsolidasi organisasi, untuk meningkatkan peran anggota…

1 hari ago

Tangsel Entrepreneur Hub 2026 Dorong UMKM Naik Kelas

POSRAKYAT.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah…

2 hari ago

Customs Goes to Campus, Bea Cukai Banten Bahas Perdagangan Internasional

POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten, menyelenggarakan Customs Goes to Campus (CGTC) pada…

6 hari ago

Vermont Hills Hadir dengan Wajah Baru, Tawarkan Hunian Berkonsep Resort di Serpong

POSRAKYAT.ID – Pandega Desain Weharima (PDW) Architecture, menghadirkan wajah baru kawasan hunian Vermont Hills yang…

6 hari ago

Sains Festival BRIN, Bidik Talenta Muda untuk Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa

POSRAKYAT.ID — Ribuan siswa SMA dan mahasiswa berkumpul dalam Sains Festival yang digelar Badan Riset…

1 minggu ago

Electricity Connect 2026, PT GUT Perkuat Peran di Proyek Kelistrikan Nasional

POSRAKYAT.ID — PT Graha Usaha Teknik (PT GUT) memanfaatkan ajang Electricity Connect 2026 atau Enlit…

1 minggu ago

This website uses cookies.