Birokrasi

DPKP Kabupaten Tangerang Bahas Sanitasi Pasar Tradisional

POSRAKYAT.ID – Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Kustri Windayani menyatakan, sanitasi pasar tradisional harus diperhatikan.

Demi menjaga kebersihan dan kesehatan pasar itu, DPKP Kabupaten Tangerang bersama Dinas Pertanian Provinsi Banten menggelar Sosialisasi Higiene Sanitasi Pasar Tradisional.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Perumda Niaga Kerta Raharja Pasar Tradisional Cisoka, Selasa 20 September 2022 lalu.

Kegiatan ini, kata Kustri, merupakan upaya untuk mengendalikan faktor kebersihan makanan, orang, tempat dan perlengkapan yang dapat menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan.

“Upaya penyehatan pasar ini kami utamakan kepada para penjual daging, ikan, ayam dan lainnya karena cukup banyak konsumen yang mengunjungi,” kata Kustri, dikutip Senin 26 September 2022.

Maka, aspek hygiene sanitasi pasar perlu diperhatikan dan ditingkatkan agar tempat usaha ini memenuhi persyaratan kesehatan sesuai dengan yang ditetapkan,” tambahnya. 

Pemantauan sanitasi pada pasar tradisional juga terus dilakukan, terutama terhadap penataan pasar dengan pemenuhan persyaratan sanitasi yang baik.

Dalam kesempatannya, Kustri juga memberikan pengertian kepada para pedagang pasar akan pentingnya higiene sanitasi pasar serta tata cara mencegah kumuhnya pasar.

“Tidak lupa juga yang harus diperhatikan oleh para pedagang yaitu memakai pakaian kerja (celemek), mencuci tangan dan dalam bertransaksi pun diharuskan memakai sarung tangan agar menjaga kehigienisan, selalu membuang sampah pada tempatnya, adanya pembatasan area kotor dan bersih, serta tidak merokok saat menangani daging unggas atau sapi,” terangnya.

Sementara itu, Reni Eryani selaku Kepala Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan DPKP menuturkan pentingnya kebersihan pasar untuk mencegah terbawanya kuman penyakit dan binatang pembawa penyakit di pasar seperti tikus dan lalat. 

“Hal itu dapat mencegah penularan penyakit kepada manusia dan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Daya tarik konsumen dan keuntungan pedagang pun akan ikut meningkat,” tuturnya.

Admin

Recent Posts

Soal Persiapan Porprov 2026, Plt Kadispora Tangsel Kok Bungkam?

POSRAKYAT.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kota Tangsel Ika, memilih…

1 hari ago

Evaluasi Raperda 2026 dan Proyeksi 2027, Bapemperda DPRD Tangsel Ungkap Tiga Usulan Ditarik

POSRAKYAT.ID — Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sudiar mengungkapkan,…

5 hari ago

Kunjungan APKB Provinsi Banten, Bea Cukai Buka Ruang Diskusi bagi Pengusaha

POSRAKYAT.ID – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJBC Provinsi Banten Ambang Priyonggo menyatakan, kunjungan pengurus Asosiasi…

5 hari ago

Hari Santri 2026 di Tangsel, Baznas Bagikan Uang Pembinaan Hingga 18 Juta

POSRAKYAT.ID — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyebut, dalam perayaan Hari Santri 2026,…

5 hari ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ambu Provinsi Banten Soroti MBG hingga Karhutla

POSRAKYAT.ID — Koordinator Aliansi Masyarakat Bersatu (Ambu) Provinsi Banten Mohammad Royhan Daestaki menyatakan, gelaran dialog…

6 hari ago

Bea Cukai Tangerang Catat Penerimaan Rp2,77 Triliun hingga September 2026

POSRAKYAT.ID – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP A Tangerang mencatat realisasi…

1 minggu ago

This website uses cookies.