Data BPS Jatim soal penggunaan bahan bakar di rumah tangga. (Foto: Dok posrakyat.id)
POS RAKYAT – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Dadang Hardiwan menyatakan, sebanyak 0,16 persen warga Jatim masih menggunakan minyak tanah.
“Pada tahun 2021, Gas/Elpiji/Gas Kota merupakan jenis bahan bakar yang paling banyak digunakan oleh rumah tangga di Jawa Timur dengan persentase sebesar 83,97 persen,” kata Dadang Hardiwan dalam data BPS Provinsi Jatim, ditulis Kamis 1 September 2022.
Selebihnya ada yang menggunakan listrik (0,72 persen), minyak tanah (0,16 persen), arang/briket/kayu (14,17 persen) dan lainnya (0,04 persen) walaupun dengan persentase yang sangat kecil,” tambahnya.
Dadang menjelaskan, penggunaan bahan bakar tidak terlepas dari kegiatan memasak di rumah tangga.
“Dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2021 penggunaan bahan bakar utama yang digunakan untuk memasak meliputi listrik, gas, elpiji, gas kota, minyak tanah, arang, briket, kayu dan lainnya,” tutupnya.
Dilansir dari laman resmi BPS Jatim, dalam laporan Statistik Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Timur 2021 yang dipublikasikan pada tanggal 31 Agustus 2022, juga tercatat bahwa pada tahun 2021 masih terdapat rumah tangga yang tidak memasak dengan persentase sebesar 0,94 persen.
POSRAKYAT.ID — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, kepengurusan organisasi…
POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas…
POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Banten terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri dalam negeri melalui pemberian…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan pemasangan kabel optik,…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau…
POSRAKYAT.ID - Oknum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut-sebut terlibat dalam perusakan fasilitas…
This website uses cookies.