Rabu, Juni 24, 2026

Tablig Akbar, Benyamin Davnie Singgung Perluasan Akses Pendidikan di Tangsel

POSRAKYAT.ID — Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengaku, Pemerintah Kota (Pemkot) memiliki wacana soal pengembangan sekolah informal, bagi anak-anak dari keluarga miskin.

Pernyataan Benyamin Davnie itu, manakala memperingati Tahun Baru 1 Muharram, dan tablig akbar di Masjid Baiturrahmi Islamic Center, Tangerang Selatan (Tangsel).

Benyamin mengaku, pengembangan pendidikan informal itu, sebagai upaya perluasan akses pendidikan, bagi seluruh masyarakat di Kota Tangerang Selatan.

“Nanti saya ingin mengembangkan homeschooling. Sekolahnya bisa di lingkungan masyarakat. Termasuk di masjid, tetapi tetap resmi dan peserta didiknya bisa mendapatkan ijazah,” jelasnya, Rabu 24 Juni 2026.

Benyamin menegaskan, program tersebut ditujukan untuk memastikan seluruh anak, khususnya yang berasal dari keluarga di bawah garis kemiskinan, tetap memperoleh hak pendidikan, tanpa terkendala keterbatasan fasilitas maupun biaya.

Baca Juga :  117 Ketua RT/RW di Ciater 'Muncak', PSI Tangsel 'Endus' Agenda Politik

Menurutnya lagi, konsep sekolah informal tersebut tidak harus terikat pada ruang kelas konvensional. Kegiatan belajar dapat berlangsung dengan jumlah peserta yang lebih sedikit dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

“Kita sederhanakan implementasinya. Mau tiga, lima, atau sepuluh anak tetap bisa belajar. Yang penting akses pendidikan semakin luas. Karena itu, pemerintah juga harus menyiapkan guru dan regulasi yang mendukung program tersebut,” tegasnya.

Dalam penyelenggaraan tablig akbar hasil kolaborasi Bagian Kesra pada Setda Kota Tangsel, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) itu, Benyamin juga mengapresiasi terlaksananya kegiatan.

“Kebetulan BSI punya program tabungan haji, fasilitas perbankan syariah untuk berhaji. Saya apresiasi, dukungan BSI yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik,” beber Benyamin Davnie lagi.

Baca Juga :  Digelar di Vihara, Pilar Saga Bagikan 1000 Paket Sembako

Benyamin mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mendukung pembangunan daerah.

Benyamin berharap, berbagai target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dapat tercapai.

“Harapan saya, masyarakat dan Tangerang Selatan bisa menjadi lebih baik lagi dalam pembangunannya. Terutama target-target kota cerdas, modern, dan religius dalam RPJMD, dapat kita capai bersama,” jelasnya.

Benyamin juga mengingatkan, agar masyarakat semakin bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, kecerdasan digital, menjadi salah satu faktor penting dalam membangun masyarakat, yang maju dan harmonis.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer