Minggu, Februari 1, 2026

Infrastruktur Dominasi Musrenbang Kelurahan Cirendeu

POSRAKYAT.ID – Sekretaris Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Buana Mahardika menyatakan, dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cirendeu, infrastruktur masih menjadi usulan terbanyak, untuk pembangunan di tahun 2027 mendatang.

“Masih banyak ke infrastruktur. Tapi kan sekarang masih berproses nih, jadi masyarakat masih musyawarah,” kata Buana Mahardika, di Kelurahan Cirendeu, Senin 19 Januari 2026.

Meski demikian, lanjut Buana, dalam rangka penyelesaian urusan pengelolaan sampah, pihaknya mendorong agar masyarakat juga turut berpartisipasi untuk mengelola sampah di tingkat bawah.

“Kita juga coba fokuskan masyarakat untuk bisa membantu pemerintah menanggulangi permasalahan sampah. Misalnya ada kegiatan edukasi, pemilahan. Itu juga kan tentang sampah,” jelas Buana lagi.

Baca Juga :  LHKPN KPK, Harta Pilar Saga 30 Miliar, Benyamin Davnie 4 Miliar

Penanggulangan sampah di masyarakat, menjadi urusan pokok, dan pembahasan di tiap-tiap Musrenbang. “Jadi kalau misalnya ada keinginan untuk menanggulangi sampah, usulannya ke sana. Edukasi masyarakat juga penting sebetulnya,” bebernya.

Sementara itu, Camat Ciputat Timur, Rastra Yudhatama menuturkan, dalam rangka mengurangi sampah di wilayah, Kecamatan Ciputat Timur menginstruksikan kepada seluruh masyarakat, untuk membangun biopori.

“Sesuai dengan tadi yang Bapak Buana sampaikan, sekarang komponen Musrenbang 60 persen itu untuk infrastruktur, dan 40 persen untuk pemberdayaan,” terang Yudha sapaan akrabnya.

Cuma saya tetap menitikberatkan terhadap penanganan sampah yang berada di kawasan masing-masing, terkait program biopori yang kemarin sudah direncanakan oleh Pak Wali Kota,” tambahnya.

Baca Juga :  Benyamin Davnie Yakini Gemarikan Dapat Tekan Stunting di Tangsel

Yudha mengaku, kebutuhan infrastruktur seperti drainase, pengaspalan, bedah rumah, dan sebagainya, juga tetap menjadi prioritas pembangunan di tahun anggaran 2027 mendatang. “Pagu anggarannya tadi fluktuatif ya. Beda-beda antar kelurahan. Paling besar di Kelurahan Pondok Ranji. Yang paling kecil, itu Kelurahan Cirendeu,” ujar Yudha.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer