POSRAKYAT.ID – Berdasarkan data dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP), Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, menganggarkan belanja makan minum (Mamin) hingga Rp1,49 miliar. Padahal, Presiden Prabowo tengah genjar melakukan kebijakan efisiensi.
Dalam data RUP tersebut, Kecamatan Rajeg mengalokasikan total anggaran pengadaan sebesar Rp1.545.972.000. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,49 miliar tercatat untuk belanja Mamin rapat.
Nilai tersebut mendominasi hampir seluruh pengadaan pada tahun anggaran 2026. Bahkan, porsi belanja konsumsi rapat itu, lebih dari 96 persen dari total anggaran pengadaan, yang tercantum dalam dokumen.
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan anggaran tersebut tidak berada dalam satu paket besar. Belanja makanan dan minuman (Mamin) rapat, justru terbagi ke dalam 22 paket pengadaan dengan nilai yang beragam.
Di antara puluhan paket itu, terdapat dua paket yang menyita perhatian karena memiliki bernilai fantastis. Paket dengan Kode RUP 65839159 tercatat memiliki pagu anggaran sebesar Rp269.360.000. Sementara paket dengan Kode RUP 65900621 memiliki nilai pagu mencapai Rp344.680.000.
Kedua paket tersebut sama-sama tercantum sebagai belanja makanan dan minuman rapat.
Temuan ini memunculkan berbagai pertanyaan di ruang publik. Terutama terkait besarnya alokasi anggaran konsumsi rapat, dibandingkan total pengadaan kecamatan.
Wartawan masih mencoba meminta penjelasan resmi dari pihak Kecamatan Rajeg, mengenai rincian kegiatan anggaran belanja makanan dan minuman rapat sebesar Rp1,49 miliar tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya efisiensi anggaran daerah, sebagai salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
“Kurangilah perjalanan dinas, kurangilah rapat-rapat, kurangilah seminar-seminar, kurangilah kunjungan-kunjungan kerja, untuk apa lagi kunjungan kerja? yang penting kerja, bukan kunjungan-kunjungan kerjanya,” ujar Presiden Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.

