Jumat, Juli 3, 2026

Terima Aspirasi, Gubernur Banten Siapkan Kebijakan Fasilitasi Ojol

POSRAKYAT.ID – Perwakilan dari ratusan pengemudi ojek online (Ojol) yang melakukan unjuk rasa di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), diterima langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni.

Dalam dialognya, para pengemudi Ojol itu membawa beberapa aspirasi, untuk mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Andra Soni mengaku, para pengemudi mengeluhkan lokasi parkir, kebutuhan pokok murah, hingga kepesertaan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Andra menyatakan, guna memfasilitasi aspirasi tersebut, pihaknya akan segera menyiapkan beberapa kebijakan. “Meskipun itu (lokasi parkir) sumber retribusi di kabupaten kota, tapi nanti kita akan minta secara langsung ke pengelolanya,” kata Andra Soni dalam rilisnya, Kamis 2 Juli 2026.

Terkait dengan beban ekonomi para pengemudi yang semakin tinggi, Andra Soni menginstruksikan kepada Kepala Dinas Perindag untuk menggencarkan aksi pangan murah khusus bagi ojol.

Baca Juga :  SODAFEST PSI: Biar Ngga Kesel Tinggal di Tangsel!

“Itu bisa kita gencarkan, tapi tidak setiap hari juga. Yang terpenting, jangan sampai nanti ada pihak-pihak yang mengatasnamakan ojol yang ingin mendapatkan sembako murah,” ujarnya lagi.

Berkaitan dengan perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, pihaknya menegaskan Pemprov Banten sudah mengalokasikan anggaran untuk 700 penerima manfaat yang masuk kategori pekerja rentan.

Hal itu sejalan dengan semangat bersama melalui Perda Perlindungan Pekerja Rentan. “Dan rekan-rekan Ojol akan kita masukkan. Lalu rumah sakit milik pemerintah di Provinsi Banten sebagian besar sudah menerapkan Universal Health Coverage (UHC),” bebernya.

Sehingga bagi masyarakat yang masuk desil 5 ke bawah, akan mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah secara otomatis,” tambah Andra Soni lagi.

Baca Juga :  Bea Cukai dan APKB Bahas Tantangan Kawasan Berikat dalam Kaban Mendengar

Terakhir, Andra menyampaikan jika saat ini Pemprov Banten sudah melaksanakan Program Sekolah Gratis tingkat SMA, SMK dan SKh swasta yang sudah memasuki tahun kedua.

Program itu, sebagai bentuk komitmen Pemprov Banten dalam memberikan pelayanan pendidikan yang merata dan berkeadilan.

“Jadi bagi rekan-rekan yang anaknya tidak keterima di sekolah negeri, bisa masuk ke sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan kami. Gratis. Sudah ada 801 sekolah yang bekerja sama,” pungkasnya.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer