POSRAKYAT.ID – Direktur PT. Tiara Perkasa Mobil (TPM), Edi Faisal Lubis mengaku, pihaknya tetap akan mengelola transportasi massal Si Benteng, sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap program pemerintah, dan kontrak dengan Perseroda TNG, selaku BUMD Kota Tangerang.
“Kami hanya menjalankan apa yang kami tuangkan di kontrak (bersama Perseroda TNG). Tetapi sebagai operator, kami punya tanggung jawab moral untuk mensupport apa yang menjadi agenda pemerintah,” kata Edi Faisal Lubis, beberapa waktu lalu.
Jadi enggak terlalu terpengaruh dengan apa yang terjadi di polemik atau apapun bentuknya. Kami hanya melaksanakan pekerjaan itu sesuai dengan kontrak. Kontraknya satu tahun yah,” tambahnya.
Menurut Lubis, sapaan akrabnya, keberadaan Si Benteng masih menjadi kebutuhan masyarakat Kota Tangerang. Meski demikian, ia mengaku bahwa moda transportasi tersebut butuh perbaikan dan perhatian.
“Perlu formasi-formasi lebih bagus, lebih sinergi antara organda. Antara Dinas Perhuhungan dengan TNG untuk mengkaji lebih dalam lagi, lebih bagus ke depannya. Sinergikan aja menurut saya antara beberapa pihak terkait, yang memang punya potensi untuk memperbaiki itu. Makanya kan saya bilang tadi, perlu keterlibatan para pihak di sini,” ujarnya.
Merespon tanggapan Legislator Kota Tangerang Saiful Milah, Lubis menganggap bahwa mengalihkan Si Benteng sebagai transportasi jemputan untuk anak sekolah, sebagai sebuah kemunduran.
“Saya rasa kalau buat kita bergerak ke sekolah, atau apa bentuknya, saya anggap itu suatu kemunduran. Karena dibandingkan dengan kota atau kabupaten lain, rasanya baru kita yang melaksanakan ini (tramsportasi massal berbasis subsidi pemerintah),” sambung Lubis.
Lubis mengklaim, sepanjang dua tahun terakhir, Si Benteng sudah banyak mengalami peningkatan. Terutama, lanjutnya, dalam hal pelayanan kepada masyarakat. “Yang signifikan setahun ini. Setahun ini memang udah ada perbaikan-perbaikan termasuk GPS. Pembayaran berbasis digital. Hanya masalah rute aja,” terang Lubis.
Sebelumnya, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Tangerang Saiful Milah menyatakan, hasil pertemuan dengan Dinas Perhubungan, terungkap bahwa Si Benteng akan kembali mendapat evaluasi besar, setelah akhir Februari.
Hal itu, untuk melihat animo masyarakat, terhadap angkutan perkotaan, yang menelan subsidi ratusan juta setiap bulannya. “Kita akan lakukan kajian kembali. Kalau sampai akhir Februari masyarakat tak juga tertarik, maka lebih baik Si Benteng jadi jemputan anak sekolah saja,” kata Saiful Milah, Rabu 19 Februari 2026 lalu.
Dengan evaluasi tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang juga mengaku, akan melakukan perubahan regulasi, untuk mengatur Si Benteng. “Nanti kita akan sesuaikan Perda dan Peraturan Wali Kotanya. Saya juga berharap, Pak Wali Kota ‘jantan’ dalam melakukan evaluasi terhadap Si Benteng,” bebernya.
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Serang Budi Rustandi melalui akun Tiktok @abdi.kota serang menyatakan, beberapa galian…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengungkapkan, gelaran bazar Ramadan menjadi…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangsel Ayep Jajat Sudrajat menyebut, masih banyak bus-bus antar…
POSRAKYAT.ID — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Pora) Kota Tangsel, Ervin Ardani menyatakan, jelang Porprov…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Deden Deni mengungkapkan, angka partisipasi pada…
POSRAKYAT.ID — Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo menyatakan, ajang buka bersama anak yatim piatu…
This website uses cookies.