Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin yang melepas jalan sarungan itu, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat batik tetengger, khas Kota Tangerang.
Wali Kota menuturkan, ‘Tetengger’ merupakan asal kata dari nama Tangerang. Motif kain batim tetengger ini, lanjut Sachrudin, dipakai pada masa Nyi Mas Melati.
Wali Kota Sachrudin juga mengajak masyarakat terus berkolaborasi, bersama membangun Kota Tangerang. Jalan santai sarungan batik di rangkaian Festival Al-Azhom ini, sejalan dengan motto Kota Tangerang yang religius, Akhlaqul Karimah. (***)

