“Kunker DPRD harapannya ingin menambah pengetahuan, pengalaman daerah lain. Tapi, biasanya secara umum pejabat kita kalau Kunker ya sambil menyelam minum air, melakukan liburan dengan biaya negara,” kata Ujang.
Kalau kunker sesuai aturan ya silahkan, tetapi tidak boleh itu kalau ada penyelewengan, korupsi, penyalahgunaan wewenang, terus yang tidak boleh juga kalau kunker tidak dapat apa-apa,” tambahnya.