Selasa, Juli 23, 2024

Gerindra Tangsel Singgung Tiga Periode Kepemimpinan Benyamin Davnie

POSRAKYAT.ID – Sekjen Partai Gerindra Kota Tangsel Yudi Wibowo mengungkapkan, kepemimpinan Benyamin Davnie selama tiga periode belum menunjukan hasil yang maksimal.

Meski, sambung Yudi, Kota Tangsel memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sangat besar.

“Tangsel harus punya inovasi. Kalau enggak seperti itu, ya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada akan merosot jauh. Inovasi-inovasinya yang begitu penting,” kata Yudi kepada posrakyat.id, Kamis 20 Juni 2024.

Lainnya, tutur Yudi, masalah-masalah perkotaan juga masih menjadi momok yang kerap ‘menghantui’ masyarakat. “Problem sampah, problem kemacetan, problem polusi, problem banjir dan lain sebagainya itu masih ada,” tegasnya.

Melihat hal itu, Yudi berpendapat bahwa, kinerja kepemimpinan Benyamin Davnie, sejak 2010 lalu, dan selama tiga periode itu, belum dapat menuntaskan momok permasalahan Kota Tangsel.

Baca Juga :  Korelasi Pendidikan Gratis dan Kemiskinan Ekstrem di Tangsel

“Wali Kota sekarang itu kan sudah ada sejak sebagai Wakil Wali Kota. Sebagai pemimpin selama tiga priode, masih ada kebanjiran, kemudian sampah belum selesai, mau nunggu sampai kapan,” tegasnya.

Sebelumnya, Budayawan Kota Tangsel Uten Sutendy menyatakan, sepanjang kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota sejak 2021 silam, belum tampak keseriusan dalam mengatasi masalah-masalah perkotaan, terlebih guna menuju Kota Lestari.

Uten memaparkan, pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan belum memiliki fokus kerja, terhadap masalah sampah, kemacetan dan juga banjir.

“Selama ini saya perhatikan sejak Pak Benyamin dan Pak Pilar menjabat, belom ada lead sektor yang menjadi fokus utama pembangunan kota. Padahal, setiap daerah atau kota di manapun di dunia itu, harus ada lead sektor,” kata Uten lewat sambungan telepon.

Baca Juga :  Singgung BUMD di Daerah, Agus Pambagio: Koruptif
Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer