“Kita standarisasi untuk operasional sudah kita tentukan. Jadi kita tidak beli angkutannya, tapi kita jual pelayanannya. Contoh, kendaraan harus ada ac-nya, mereka berpakaian rapih. Kenyamanan dan ketenangan. Nanti sopir pakai id card,” tegasnya.
Penentuan jam trayeknya juga nanti kita tentukan. Ini yang akan kita lakukan sebetulnya. Kalau perlu, nanti kita bikin aplikasi seperti yang dilakukan oleh angkutan berbasis online. Jadi pengguna bisa memonitor angkutannya,” tandasnya.
Page: 1 2
POSRAKYAT.ID - Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan,…
POSRAKYAT.ID - Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTLH) atau bedah rumah milik Pemerintah Kota…
POSRAKYAT.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten kembali menerbitkan fasilitas…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr. Allin Hendarlin mengungkapkan, pihaknya telah berhasil melakukan…
POSRAKYAT.ID - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tangerang menggelar Kick Off Pembangunan Zona…
POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan Ayep Jajat Sudrajat mengaku, sepanjang 2026, pihaknya…
This website uses cookies.