Ilustrasi inflasi. (Foto: Dok Majalah Pajak)
POSRAKYAT.ID – Sekda Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri menjelaskan, ada lima komoditas penyumbang inflasi yaitu beras, rokok kretek filter, tahu mentah, daging ayam ras, dan tomat.
Berbagai upaya, ucap Awal, telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
Pihaknya, melakukan program pembentukan harga terjangkau, Rakor lintas sektoral jelang Natal dan Tahun Baru.
Selain itu, monitoring Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah, hingga pelaksanaan program perlindungan sosial.
“Pemkab sudah mengalokasikan anggaran Rp6,8 miliar untuk program perlindungan sosial dalam rangka penanggulangan inflasi,” kata ujar Awal, ditulis Selasa 13 Desember 2022.
Sementara itu, di Kota Denpasar, inflasi (year-on-year) sebesar 6,75 persen.
Sepuluh komoditas penyumbang utama inflasi November 2022 yaitu canang sari, bawang merah, sawi hijau, shampo.
Ada pula emas perhiasan, tomat, sawi putih, rokok kretek filter, brokoli, dan buncis.
POSRAKYAT.ID — Praktik dugaan permainan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kembali mencuat di Kabupaten…
POSRAKYAT.ID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Banten, mendapati pertanggungjawaban perjalanan dinas di beberapa perangkat…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengungkapkan, kader Pos Pelayananan Terpadu (Posyandu),…
POSRAKYAT.ID - Wali Kota Tangerang Sachrudin, telah menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 14 tahun…
POSRAKYAT.ID - Perwakilan dari ratusan pengemudi ojek online (Ojol) yang melakukan unjuk rasa di depan…
POSRAKYAT.ID – Ketua Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kota Tangsel Heris Cahya Kusuma menyatakan, pihaknya siap…
This website uses cookies.