Politik

Soal Ojol, Bima Januri: Mitra, Bukan Pihak Penanggung Beban

POSRAKYAT.ID – Wakil Sekretaris DPW PSI Banten Bima Januri menyebut, sebagai mitra, ojek online (Ojol), jangan dijadikan sebagai objek penanggung beban.

“Saya rasa tim bisnis aplikator harus terjun ke lapangan, agar tahu kondisi para mitra sepenuhnya,” kata Bro Bima, Senin 14 November 2022.

Pelaku tech startup itu menuturkan, tidak seimbangnya antara beban biaya layanan dengan tarif layanan kepada pengguna, menjadi salah satu penyebab, mitra menjadi korban.

“Ini pertanda model bisnis Ride Healing yang tadinya berniat mendistrupsi model bisnis transportasi konvensional, menemukan kelemahan terbesarnya,” tuturnya.

Seharusnya Ojol sebagai mitra juga diuntungkan, bukan sebagai pihak penanggung beban terbesar,” tambah Bro Bima dalam dialog tersebut.

Kendaraan Ojol pun seringkali menjadi menjadi sasaran para pencuri, manakala mengambil makanan atau minuman di pusat perbelanjaan atau mal.

Para Ojol memilih memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan, karena tidak semua pelanggan mau mengganti biaya parkir.

“Saya memberikan saran kepada Fraksi PSI DPRD Kota Tangsel untuk membicarakan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) soal itu. Sehingga beban biaya parkir yang biasa mereka tanggung, berkurang dan bisa bekerja dengan rasa aman,” tegasnya.

Supaya Dishub menyediakan area khusus agar mitra Ojol dapat memarkirkan motornya dengan aman dan gratis. Resiko terbesar ini adalah kehilangan motor,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha mendorong soal keberpihakan pada ojek online (Ojol).

Hal itu diungkap Giring saat melakukan kunjungan ke Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu 12 November 2022 kemarin.

Saat bertemu dengan komunitas Ojol Arinda, Giring memberikan dukungan agar tuntutan turunnya biaya potongan 15 persen, bisa dipenuhi aplikator.

“Ada ketidakpastian hukum mengenai status teman-teman Ojol. Tidak dianggap sebagai karyawan, namun sebagai mitra tidak mempunyai kesetaraan yang sama dengan pihak aplikator,” ungkap Giring, ditulis Senin 14 November 2022.

Kami mendorong para aplikator dapat menurunkan biaya potongan 15 persen seperti yang dituntut oleh para mitra bahkan kalau perlu sampai 10 persen,” jelas Giring lagi.

Ari Kristianto

Recent Posts

Koperasi Merah Putih Kelurahan Kademangan Diresmikan, Dorong Peningkatan Program Startegis Nasional

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Bachtiar Pryambodo menyatakan, dengan beroperasinya Koperasi…

3 hari ago

Menteri Lingkungan Hidup Bakal Audit Paksa Pengelola Pergudangan Taman Tekno

POSRAKYAT.ID - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol menegaskan, pihaknya tengah mempersiapkan gugatan perdata, atas…

4 hari ago

Operasi Gurita, Bea Cukai Banten Perkuat Fungsi Community Protector

POSRAKYAT.ID - Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Provinsi Banten, terus menggelar Operasi Gurita, sebagai langkah…

4 hari ago

SMPN 20 Tangerang Selatan Dinas CKTR Lengkapi 33 Ruang Kelas hingga Ruang Konseling

POSRAKYAT.ID - Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Tangerang Selatan Ade Suprizal…

4 hari ago

Niat Baik Wali Kota Tangerang Dalam Wujudkan Angkutan Perkotaan

POSRAKYAT.ID - Dalam Peraturan Wali Kota Tangerang nomor 26 tahun 2020 tentang penugasan kepada Perseroan…

5 hari ago

Pasca Kebakaran Gudang Bahan Kimia di Taman Tekno, Pemkot Tangsel Fokus Susur Sungai

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengungkapkan, pihaknya tengah fokus menyusuri Sungai…

5 hari ago

This website uses cookies.