Politik

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Honorer di Jawa Barat Masih Rendah

POS RAKYAT – Dalam kunjungan kerja spesifik Komisi IX DPR RI, Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kurniasih Mufidayati menyebut, kepesertaan tenaga honorer dalam BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Jawa Barat (Jabar), masih relatif sedikit.

Oleh sebab itu, imbuh Mufidah, pihaknya mendorong agar kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan ditingkatkan, guna mewujudkan perlindungan kesejahteraan bagi tenaga kerja honorer.

“Ternyata masih sangat sedikit kepesertaan yang ikut Jamsostek, karenanya kepesertaannya masih perlu kita dorong lagi,” kata Kurniasih, saat Kunjungan Kerja Spesifik terhadap pengawasan, perlindungan, kesejahteraan tenaga kerja honorer bidang kesehatan di Provinsi Jawa Barat, ditulis Senin 29 Agustus 2022.

Anggota Komisi IX DPR RI itu pun menyampaikan, jaminan sosial ketenagakerjaan, merupakan hak pekerja sesuai UU Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Karenanya, dibutuhkan political will yang kuat terhadap pelaksanan perlindungan tenaga honorer. Mengingat, kepastian penganggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk perlindungan tenaga kerja honorer belum menyeluruh. 

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IX DPR RI juga menyoal kesiapan Pemprov Jabar, terkait penghapusan tenaga honorer. Menurutnya, DPR terus mengawal agar kebijakan tersebut tetap berkeadilan.

“Kita semua satu pandangan bahwa, kita perlu memberikan advokasi terhadap teman-teman tenaga honorer khususnya di bidang kesehatan karena mereka menjadi ujung tombak di masa pandemi ini. Mudah-mudahan ini jadi perhatian kita semua,” ujarnya. 

“Bukan berarti kita tidak memperhatikan tenaga honorer di bidang pendidikan. Ini juga sama pentingnya, tapi karena ini Komisi IX kita sedang fokus menangani isu tenaga honorer kesehatan,” ungkapnya.

Mudah-mudahan hasil rapat kali ini bisa sampaikan pada Rapat Pimpinan Gabungan dari berbagai Komisi,” sambungnya.

Komisi IX DPR RI juga mengapresiasi Pemprov Jabar terkait usulan pembentukan Gugus Tugas honorer sebagai jembatan aspirasi tenaga honorer dengan pemerintah daerah.

“Untuk mewujudkan sistem kesehatan yang mumpuni, tenaga kesehatan ini faktor yang paling dominan. Komisi IX akan diskusi lebih lanjut terkait solusi apa yang bisa kita lakukan,” tandas Kurniasih.

Dalam kunjungan kerja tersebut, hadir pula Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja dan jajaran, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jabar, Kepala Perwakilan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jabar dan pihak terkait lainnya.

Ari Kristianto

Recent Posts

Sisir Wilayah Kabupaten Tangerang, Bea Cukai Banten Gencarkan Taat BKC

POSRAKYAT.ID- Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Provinsi Banten menggelar Operasi Gurita di wilayah pengawasannya, pada…

4 hari ago

Perumdam TKR Beri Sambungan Air Bersih Bagi Warga di TPA Jatiwaringin

POSRAKYAT.ID – Guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di sekitar TPA Jatiwaringin, Perumdam Tirta…

6 hari ago

Pokja Wartawan DPRD Minta Legislator Tangerang Selatan Lebih Transparan

POSRAKYAT.ID  - Kelompok kerja (Pokja) Wartawan DPRD Kota Tangerang Selatan, menghendaki agar para wakil rakyat…

2 minggu ago

Kejari Kabupaten Tangerang Musnahkan Barang Ilegal

POSRAKYAT.ID - Kepala Seksi Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan pada Kejari Kabupaten Tangerang,…

2 minggu ago

Si Benteng Hasilkan 36 Juta Per Bulan? DPRD Desak Transparansi Anggaran

POSRAKYAT.ID - Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Tangerang, jumlah total penumpang yang sudah naik…

2 minggu ago

Bank Sampah di Cipayung Jadi Contoh Solusi Penanganan Sampah

POSRAKYAT.ID - Bank Sampah Yes Narada yang terletak di Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, telah berhasil…

2 minggu ago

This website uses cookies.