Birokrasi

2022, Tim Fasilitasi CSR Tangsel Fokus UMKM, Sanitasi dan Persampahan

POS RAKYAT – Sekjen Tim Fasilitasi Corparate Social Responsibility (CSR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Fasirun mengungkapkan, di tahun 2022 ini pihaknya akan fokus pada penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), pembinaan pemilahan sampah, serta sanitasi.

“Ada beberapa program tambahan selain tadi kita fokus perbaikan 1800 fasilitas mandi cuci kakus(MCK) atau sanitasi, kita juga akan fokus kepada pemulihan ekonomi bagi para pelaku UMKM di Kota Tangsel, pasca Pandemi Covid-19,” ungkap Fasirun di Balai Kota, Sabtu 20 Agustus 2022.

Selain itu, kami juga akan masuk dalam pembinaan pemilahan sampah sejak dini. Bagaimana memberdayakan dan mensosialisasikan pemilahan sampah, agar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) tidak terbebani dan menumpuk,” tambah Fasirun.

Senada, Ketua Tim Fasilitasi CSR Lista Hurustati menyampaikan bahwa, sejak awal dibentuk, pihaknya terus melakukan berbagai kegiatan, guna pemenuhan kebutuhan masyarakat.

2021 lalu, imbuh Lista, Tim Fasilitasi CSR Kota Tangsel fokus terhadap pemaksimalan vaksinasi, dalam upaya pencapaian target Pemerintah Kota (Pemkot).

“Karena saat kami dibentuk itu pas pandemi, jadi 2021 sampai sekarang kita terus mendorong pemaksimalan vaksinasi, sesuai dengan program pemerintah,” kata Lista.

Selain itu juga, kami ada beberapa pemberian bantuan sosial (Bansos), kepada masyarakat kurang mampu, terlebih yang terdampak pandemi Covid-19, perbaikan ratusan sanitasi,” imbuhnya.

Lista mengungkapkan, puluhan ribu penerima vaksin baik dosis satu maupun dua, serta bansos dan perbaikan sanitasi, juga menjadi program yang telah dilaporkan dalam berbagai forum, kepada perusahaan-perusahaan, maupun Pemkot Tangsel, melalui dinas-dinas terkait.

“Jadi setiap kegiatan kami laporkan. Bagaimana agar bantuan dari perusahaan-perusahaan ini transparan dan akuntabel. Jadi setiap kegiatan pasti kami laporkan, baik kepada Pemkot Tangsel, maupun kepada perusahaan-perusahaan yang terlibat,” ungkapnya.

Terpisah, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengaku bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan dari masyarakat. Oleh sebab itu, inbuhnya, kehadiran Tim Fasilitasi CSR Kota Tangsel sangat diperlukan, untuk memaksimalkan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat.

“APBD kita 3,4 triliun, dan angka sebesar itu tentunya tidak dapat seratus persen memenuhi kebutuhan masyarakat. Jujur saja, masih ada 1800 kepala keluarga (KK), yang tidak memiliki jamban. Masih juga banyak rumah reyot, dan itu membutuhkan jembatan melalui Tim Fasilitasi CSR,” ujar Benyamin Davnie.

Oleh sebab itu, harmonisasi program Pemkot dengan Tim Fasilitasi CSR sangat penting, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui tanggung jawab sosial perusahaan, yang dijembatani oleh Tim Fasilitasi CSR Kota Tangsel,” tutup Benyamin dalam sambutannya.

Ari Kristianto

Recent Posts

HIMNI Perkuat Pemahaman Masyarakat Soal Manfaat Nuklir

POSRAKYAT.ID — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, kepengurusan organisasi…

2 hari ago

Dinas Kominfo Tangerang Selatan Dorong Santri Melek Transformasi Digital

POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas…

3 hari ago

Lewat Fasilitas Kawasan Berikat, Bea Cukai Banten Permudah Pengembangan Industri

POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Banten terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri dalam negeri melalui pemberian…

3 hari ago

Geram, Pilar Sebut Pemasangan Kabel Optik di Tangsel ‘Kucing-kucingan’

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan pemasangan kabel optik,…

3 hari ago

Tekan MoU dengan BSI, Pemkot Tangsel Buka ‘Kran’ Permodalan buat Anak Muda

POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau…

4 hari ago

Oknum Guru PPPK di Karawaci Disebut Rusak Fasilitas Sekretariat Wakaf

POSRAKYAT.ID - Oknum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut-sebut terlibat dalam perusakan fasilitas…

4 hari ago

This website uses cookies.