Kwitansi pungutan los dan kios yang dilakukan PT Andita Mas kepada pedagang di Pasar Jombang. (Foto: Dok Posrakyat.id)
POS RAKYAT – Revitalisasi Pasar Jombang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang diwacanakan sejak 2020 lalu, hingga kini belum juga direalisasikan.
Lokasi yang merupakan aset Kabupaten Tangerang dan telah diserahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel pada 2012 lalu, membuat beberapa pedagang mempertanyakan keseriusan Pemkot dalam wacana revitalisasi.
“Ini sudah diserahkan ke Tangsel 2012 kalau tidak salah. Itu pun, ada bendera perusahaan namanya PT. Andita Mas. Nah, itu mulai kasak-kusuk, bahkan sudah memungut uang untuk los dan kios sebesar Rp10 juta, untuk pedagang yang tidak punya sertipikat,” ungkap salah seorang pedagang yang enggan disebut namanya, Kamis 18 Agustus 2022.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Endang menyebut bahwa, Pasar Jombang telah diserahkan ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) melalui Peraturan Daerah (Perda).
“Ada tiga pasar yang diserahkan ke PT. PITS. Pasar Bintaro sektor 2, Pasar Jombang dan Pasar Serpong. Semuanya diikat melalui Perda, sebagai aset milik BUMD. Jadi Disperindag sudah tidak punya wewenang untuk Pasar Jombang,” tegas Endang.
Terpisah, Direktur Operasional PT. PITS Sugeng Santoso menyatakan, PT Andita Mas tidak ada hubungannya dengan Revitalisasi Pasar Jombang. Pihaknya memastikan, PT Tri Garis yang akan melakukan Proyek Revitalisasi.
“Revitalisasi itu nanti Pemerintah Kota (Pemkot). Saya belum ada rencana lelang pak. Itu masih lama, kelihatannya masih lama. Ini belum dilelang pak, jadwalnya saya kurang paham,” kata Sugeng saat dikonfirmasi.
Itu sudah ada yang membuat Feasibility Study (FS)-nya kelihatannya. Terkait dengan PT Tri Garis itu yang membuat FS. Kelihatannya PT Tri Garis (yang menjalankan Proyek Revitalisasi Pasar Jombang),” tegas Sugeng.
Wah Soal Andita mas kita ngga ada hubungannya pak. Itu kan urusannya, hubungannya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang. Kelihatannya Tri Garis yang masuk untuk proyek revitalisasi. Karena mereka sudah bikin FS-nya,” tutup Sugeng.
POSRAKYAT.ID — Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) Djarot Sulistio Wisnubroto mengungkapkan, kepengurusan organisasi…
POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Dinas…
POSRAKYAT.ID – Bea Cukai Banten terus mendorong pertumbuhan dan pengembangan industri dalam negeri melalui pemberian…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, mengaku geram dengan pemasangan kabel optik,…
POSRAKYAT.ID - Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, dengan penandatanganan nota kesepahaman atau…
POSRAKYAT.ID - Oknum Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) disebut-sebut terlibat dalam perusakan fasilitas…
This website uses cookies.