POSRAKYAT.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan, dana santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada para penerima manfaat, sebaiknya menjadi modal untuk berwirausaha, ketimbang habis untuk kebutuhan yang bersifat komsutif.
Dalam acara edukasi bersama Dinas Koperasi dan UKM, Bambang Noertjahjo juga menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) juga akan melakukan pendampingan kepada keluarga penerima manfaat, untuk dapat mengembangkan usaha.
“Kita ingin memberikan beberapa pilihan penggunaan dari santunan. Karena kan ini secara konsepnya sebetulnya hak si penerima santunan. Tapi kita mengedukasi, kemudian kita mengarahkan agar dana santunan ini, bisa digunakan melalui kegiatan usaha,” kata Bambang, Kamis 30 Juli 2026 kemarin.
Dan saya berharap, kita pemerintah daerah ini tidak hanya sekedar melakukan satu pemberian edukasi saja, tapi sampai ke pendampingan. Ini upaya meningkatkan inisiatifnya (untuk berwirausaha) dulu,” tambahnya.
Pihaknya juga meminta agar Dinas Koperasi dan UKM, dapat memfasilitasi rencana-rencana bisnis para penerima manfaat tersebut. “Artinya ini kan bagian dari upaya UMKM. Dinas juga melakukan percepatan-percepatan penguatan ekonomi kerakyatan, melalui UMKM ini,” bebernya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel Bachtiar Priyambodo menyatakan, santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga penerima manfaat itu, dapat menjadi modal awal dalam berwirausaha.
“(Santunan) Sampai Rp40 juta per orang. Makanya kita edukasi keluarga penerima manfaat bisa menggunakan dana tersebut, untuk bisa lebih produktif. Untuk keluarga penerima manfaat ini, tapi bisa lebih produktif,” jelas Bachtiar.
Bachtiar juga mengungkapkan, pihaknya siap memberikan pendampingan dalam melakukan proses legalitas usaha. “Di lapangan, di (tiap) kelurahan, ada sertifikasi halal. Ini program Prioritas Pak Wali Kota,” terangnya.
Kita sudah bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Memang kita ada pelatihan-pelatihan halal. Untuk program itu, kita berusaha menciptakan wirausaha muda,” lanjut Bachtiar.

