Kamis, Juni 25, 2026

Pastikan Bebas Dengue, Ketua Pokjanal DBD Tangsel Dorong Peran Aktif Masyarakat

POSRAKYAT.ID – Ketua Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo menegaskan, pihaknya terus mendorong peran aktif masyarakat, dalam upaya memberantas perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Dalam praktiknya, sambung Bambang, Pemerintah Kota (Pemkot) telah melakukan berbagai program, untuk memberantas DBD di Kota Tangsel.

“Melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara berkelanjutan melalui Program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J),” ujar Bambang, Kamis 25 Juni 2026.

Dengan program itu, beberapa wilayah telah berhasil bebas jentik nyamuk. “Untuk capaian tahun 2026, persentase RW Bebas Jentik mencapai 58,12 persen dari target 60 persen. Kecamatan Pamulang 100 persen bebas jentik,” bebernya.

Setu 64,58 persen. Pondok Aren 54,36 persen. Ciputat: 50,48 persen, Serpong Utara 44,74 persen. Kecamatan Ciputat Timur 44,44 persen, dan Serpong: 33,89 persen,” tambah Bambang, yang juga menjabat Sekda Kota Tangsel.

Baca Juga :  Pengaruhi Tunjangan Kunker, Anggota DPRD Tangsel Keluhkan Perpres

Ia juga mencatat tren penurunan kasus DBD, pada tiga tahun terakhir. “Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 754 kasus, kemudian turun menjadi 648 kasus pada tahun 2025. Hingga saat ini, pada tahun 2026, jumlah kasus yang tercatat sebanyak 209 kasus,” ungkap Ketua Pokjanal Tangsel lagi.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Imunisasi pada Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Prima Yosephine menegaskan, dalam pengendalian kasus DBD, perlu kehadiran seluruh pihak.

“Gerakan 3 M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang atau mengubur) ini nanti menjadi bagian budaya yang terus-menerus akan secara mandiri dilakukan oleh masyarakat,” ujar Prima.

Prima juga berharap, agar masyarakat terlibat aktif dalam sosialisasi gerakan 3 M Plus tersebut. “Saatnya kami meminta peran mandiri dari masyarakat semua. Semoga kegiatan ini bisa memperkuat komitmen kita semua,” terangnya.

Baca Juga :  Pilar Saga Klaim 200 RW Sudah Nikmati Program Pemkot Tangsel

Untuk mampu mempercepat tercapainya Zero Death di Indonesia pada tahun 2030. Yang sama-sama akan tentu menaikkan kesehatan di Indonesia,” pungkas Prima Yosephine.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer