Kamis, Juli 2, 2026

Legislator Kota Tangerang Dapat Kenaikan Tunjangan Rumah dan Transportasi

POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangerang Sachrudin, telah menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 14 tahun 2025, tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Wali Kota nomor 89 tahun 2023, tentang pelaksanaan Perda nomor 4 tahun 2017, tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Tangerang.

Dalam peraturan itu (Perwal nomor 14 tahun 2025), Sachrudin menyetujui dalam memberikan kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi, kepada Pimpinan serta Anggota DPRD (Legislator) Kota Tangerang.

Dalam  hal  Pemerintah  Daerah  belum  dapat menyediakan  rumah  jabatan  Pimpinan  atau  rumah dinas Anggota DPRD, Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan Tunjangan Perumahan kepada Ketua DPRD sebesar  Rp49.000.000.

Lalu kepada Wakil Ketua DPRD Rp45.000.000, Serta tiap Anggota sebesar Rp42.500.000. Tunjangan  Perumahan itu, diberikan setiap bulan.

Baca Juga :  Wali Kota Tangsel 'Muluskan' Erlangga Yudha di Pilkada Kota Tangerang

Sebelumnya, Tunjangan Perumahan Ketua DPRD sebesar Rp37.500.000, untuk Wakil Ketua Rp34.250.000. Sementara, Anggota DPRD mendapat tunjangan perumahan sebesar Rp3 1.750.000, setiap bulannya.

Tunjangan transportasi sebagaimana Perwal nomor 14 tahun 2025 bagi para Legislator Kota Tangerang, juga mengalami kenaikan. Sesuai dengan Pasal 18, Pemkot Tangerang akan memberikan tunjangan tersebut setiap bulan kepada Ketua DPRD sebesar Rp29.000.000. Untuk Wakil  Ketua sebesar  Rp28.750.000, dan Anggota  sebesar Rp28.500.000.

Sebelumnya, Tunjangan transportasi Ketua DPRD sebesar Rp 18.750.000, Wakil Ketua sebesar Rp 18.500.000. Sementraa untuk Anggota sebesar Rp 18.000.000.

Menanggapi hal itu, Pengamat Kebijakan Publik Aris Purnomo menegaskan, bungkamnya para Legislator di DPRD Kota Tangerang terkait kenaikan tunjangan bagi mereka, bukti matinya moral dan etika pada lembaga DPRD.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Remaja Bawa Sajam di Ciledug Kota Tangerang

“Kalau secara hukum tidak ada pelanggaran. Cuma ini matinya etika, moral ya. Mereka sebagai wakil rakyat, tidak memahami apa namanya penderitaan rakyat,” kata Aris Purnomo kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Aris juga mengungkapkan, kenaikan tunjangan para Legislator pada DPRD Kota Tangerang, tak sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto. “Bagaimana kepala daerah seluruh Indonesia itu, harus peka terkait dengan keadaan negara, dan keadaan masyarakat,” tandasnya.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer