POSRAKYAT.ID – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menyatakan, keberhasilan ekonomi kreatif (Ekraf), menjadi salah satu visi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Dengan begitu, sambung Pilar, para pelaku usaha Ekraf, perlu mendapat bimbingan dan dorongan, agar dapat mengembangkan usaha-usaha Ekraf di Kota Tangerang Selatan.
“Tadi juga saya mengundang kawan saya, Mas Arief Muhammad untuk kasih insight buat teman-teman Ekraf. Karena kan dalam menjalankan produk ataupun jasa Ekraf itu pasti ada tantangan. Bagaimana bisa mengembangkan usaha ekonomi kreatif ini bisa naik kelas. Itu yang paling penting,” kata Pilar, Senin 6 April 2026 kemarin.
​Intinya, dalam RPJMD Tangsel ini kan salah satunya adalah memajukan ekonomi kreatif ya dalam visinya. Dari sisi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan. Hari ini adalah dari sisi Ekraf sebagai salah satu backbone ekonomi di Kota Tangerang Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Fuad menuturkan, kreativitas merupakan modal yang tidak terbatas. Dalam pembangunan, lanjutnya, kreativitas dan inovasi, dapat berkembang secara luas, sesuai dengan ide dan gagasan manusia.
Sebab hal itu (tidak terbatas), Ekonomi berbasis kreativitas, perlu mendapat perhatian serius dalam perkembangannya. “Inilah yang menjadi kekuatan sekaligus peluang besar bagi kita semua, dalam mengembangkan ekonomi kreatif,” jelas Fuad.
Melalui forum ini, kita akan melakukan brainstorming untuk menggali ide-ide kreatif dari berbagai pihak. Seluruh gagasan tersebut nantinya akan kami himpun. Kami dokumentasikan, dan menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan ke depan,” tukas Fuad.
Terpisah, Konten Kreator sekaligus Youtuber Arief Muhammad mengaku, event-event yang diselenggarakan oleh Pemerintah, dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan produk pelaku usaha Ekraf.
“Seperti event-event kolaborasi mempertemukan si A dengan si B. Mempertemukan banyak kesempatan. Lalu mengenai perizinan. Semakin gampang perizinannya, UMKM juga bakal bisa ngejalanin bisnisnya lebih cepat lagi,” beber Arief Muhammad.

