Jumat, Februari 13, 2026

Wali Kota Tangerang Selatan Tanggapi Kebakaran Gudang Bahan Kimia di Taman Tekno

POSRAKYAT.ID – Pasca kebakaran sebuah gudang bahan kimia yang terjadi di Taman Tekno beberapa waktu lalu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie turut memberi tanggapan, sekaligus peringatan bagi para pelaku usaha di wilayah tersebut.

Menurutnya, kejadian tersebut turut memberi dampak bagi sungai, sekaligus distribusi air bersih.

“DLH Tangerang Selatan memeriksa (air sungai pasca kebakaran) di lab-nya. Kemudian Perseroda PITS juga bekerjasama,” ujar Benyamin, Selasa 10 Februari 2026.

DLH Kota Tangerang sudah memeriksa air di Sungai Cisadane, demikian juga dengan DLH Kabupaten Tangerang. Informasinya bahwa pencemarannya masih dalam normal. Tidak ada lagi unsur kimianya segala macam,” tambahnya.

Kejadian kebakaran di Gudang Bahan Kimia di Taman Tekno itu, sambung Benyamin, juga memberi pelajaran tentang pentingnya pelaku usaha untuk taat administrasi.

Baca Juga :  Perubahan APBD Tangsel Jadi 4,7 Triliun, Infrastruktur Rogoh 30 Persen

“Tadi dilaporkan oleh Dinas Teknis bahwa sebetulnya ada kewajiban pemeriksaan sertifikat laik fungsi dari gedung-gedung perkantoran se-Kota Tangerang Selatan, karena sudah ada Peraturan Daerahnya,” ungkap Benyamin.

Kita akan lakukan gerakan bersama untuk melakukan pemeriksaan sertifikat laik fungsinya.

Seharusnya, setahun ini kedua kali melakukan pemeriksaan. Nah ini menjadi pelajaran bagi kita untuk ke depan. Ya semacam operasi gabungan lah dengan pelajaran ini,” tandasnya.

Sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah gudang pestisida, Senin 9 Februari 2026 dini hari. Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan Omay Komarudin mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 04.25 WIB.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 04.25 WIB. Saat itu petugas langsung melakukan pemadaman. Ketika sampai, api sudah dalam kondisi besar,” katanya.

Baca Juga :  Lagi, Bea Cukai Banten Raih Penghargaan Atas Komitmen dalam Pelayanan

Omay menuturkan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Namun kepastian masih menunggu keterangan dari pemilik gudang.

“Penyebab kebakaran masih kami dalami. Apakah korsleting listrik atau dugaan lainnya, masih kami tanyakan kepada pemilik gudang (bahan kimia),” jelasnya.

Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer