Birokrasi

Minta Layanan Kesehatan Meningkat, Benyamin: Mencegah Bukan Mengobati

POSRAKYAT.ID – Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie, mendorong agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus ditingkatkan. Hal itu, sebagai upaya mencegah ketimbang mengobati.

Benyamin mengaku, dengan layanan Ngider Sehat milik Dinas Kesehatan saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel meminta agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dapat terus maksimal.

“Kemudian juga tekanannya kepada pelayanan kesehatan promotif dan preventif. Kalau mengobati, orang sudah sakit. Kita usahakan, untuk mencegah orang supaya tidak sakit,” ujar Benyamin, Kamis 27 November 2025.

Peran petugas pelayanan kesehatan, harus lebih aktif, dalam memberikan edukasi soal pola hidup sehat kepada masyarakat. “Upaya untuk mencegah (sakit), dengan membangun perilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.

Saat ini, Dinas Kesehatan telah memiliki mobil pelayanan pemeriksaan kesehatan, yang lengkap dengan tenaga medisnya.

“Jadi kita siapkan dengan mobil puskesmas keliling. Mobil Ngider Sehat  premium. Jadi di dalamnya ada USG, dan EKG untuk pemeriksaan jantung. Masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan seperti tadi, silakan komunikasi saja,” bebernya.

Mobil kesehatan keliling itu, sambung Benyamin, juga wajib memberikan edukasi soal pola hidup sehat kepada masyarakat. “Ada satu mobil. Di situ ada alat-alat peralatan. Flyer-flyer untuk segala rupa hal kaitan dengan kesehatan. Jadi kita tekanannya kepada promotif dan preventif. Mencegah orang supaya tidak sakit,” ucap Benyamin.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendarlin mengungkapkan, dengan gelaran Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, pihaknya juga mendorong agar seluruh elemen berkomitmen dalam kesadaran hidup sehat.

“Untuk kita menumbuhkan optimisme dan untuk melanjutkan transformasi kesehatan. Transformasi kesehatan yang kita lakukan bersama, tentunya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Allin.

Bagaimana bisa memberikan akses yang dekat kepada masyarakat. Bagaimana juga bisa memberikan kualitas pelayanan terbaik, dan tentunya juga adalah bisa menciptakan biaya yang terjangkau,” lanjut Allin lagi.

Allin mengungkapkan, terdapat 35 puskesmas, dan 860 posyandu, yang menurutnya telah memberikan pelayanan kesehatan primer kepada masyarakat.

“Melayani setelah siklus kehidupan tidak hanya balita saja. Tapi mulai dari ibu hamil, remaja, balita sampai dengan lansia. Kemudian juga, transformasi layanan primer yang berikutnya adalah transformasi Ngider Sehat, menjadi Ngider Sehat premium,” paparnya.

Allin memastikan, tim Ngider Sehat terus melakukan intervensi kesehatan kepada masyarakat. “Dengan 74 motor Ngider Sehat, dan 10 mobil ambulans, paradigma dari mengobati orang yang sakit, berubah menjadi bagaimana mempertahankan orang yang sehat agar tetap sehat,” pungkas Allin.

Dion Prasetyo

Recent Posts

Embay Mulya Syarief Soroti Pembangunan Kota Serang: Banyak PR-nya

POSRAKYAT.ID - Tokoh Provinsi Banten Embay Mulya Syarief mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, harus lebih…

2 hari ago

Mustopa Jadi Wakil Ketua DPRD Tangsel, DPW PKS Banten: Itu Hal Biasa

POSRAKYAT.ID — Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten Najib Hamas menegaskan, pergantian M.…

3 hari ago

Pengelola Travel Solusi Baitullah Indonesia Dilaporkan ke Polres Tangsel

POSRAKYAT.ID – Salah seorang jemaah umrah, Dendy Pradana mengaku telah melaporkan pengelola travel PT Solusi…

3 hari ago

Capaian Cek Kesehatan Gratis di Tangerang Selatan 47,4 Persen

POSRAKYAT.ID  – Gubernur Banten Andra Soni, memberi apresiasi atas capaian cek kesehatan gratis di Kota…

4 hari ago

Raih 11 Emas, Atlet Taekwondo Nusa Tenggara Timur Ikut Kejurnas Pakai Dana Swadaya

POSRAKYAT.ID — Pelatih atlet Taekwondo yang tergabung dalam grup Bojang Adiaksa Sikka, asal Nusa Tenggara…

5 hari ago

Kolaborasi KPPBC Tangerang, Bea Cukai Musnahkan BKC Ilegal Bernilai 62 Miliar

POSRAKYAT.ID - Hasil penindakan barang kena cukai ilegal (BKC) antara Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea…

6 hari ago

This website uses cookies.