Minggu, Juni 16, 2024

‘Proyek Sangkuriang’ Tower Provider Disoal Aparatur Kelurahan di Serpong

POSRAKYAT.ID – Proyek pembangunan tower salah satu provider pada TPBU milik  warga di wilayah Kecamatan Serpong, terus mendapat penolakan.

Kali ini, tiga pejabat di tiga kelurahan berbeda secara terang-terangan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi, atau izin untuk proyek pembangunan tower tersebut.

Lurah Rawa Mekar Jaya Rahmat Kurnia menegaskan, pihaknya telah melakukan pembahasan bersama Lurah Rawa Buntu, dan Lurah Ciater, beserta dengan pengurus makam, Senin 27 Mei 2024 lalu.

“Pada saat pertemuan dengan warga, menara tower itu sudah terbangun. Pastinya tidak menyetujui. Bagaimana mau menyetujui, warganya aja tidak setuju. Kita belum tanda tangan, tapi sudah terbangun,” kata Rahmat Kurnia, Rabu 29 Mei 2024 kemarin.

Baca Juga :  Belasan Stafsus, Gen Tangsel: Kerja Apa Cari Muka?

Pertanyaan soal terbangunnya tower provider di TPBU pun, dilontarkan Lurah Rawa Buntu, Wawan. “Lurah pun tidak tahu. Kalau saya tidak menyetujui (pembangunan tower),” ujar Wawan.

Lurah Ciater Rohidi mengungkapkan hal senada. Pihaknya, tidak pernah menyetujui pembangunan tower, yang menurutnya seperti ‘Proyek Sangkuriang’.

“Saya tidak setuju. Apa lagi kan TPBU ada regulasinya. Intinya saya tidak setuju dengan pembangunan tower tersebut, kalau mau bongkar, ya bongkar aja,” ungkap Rohidi.

Jangan kan saya, pengurus makam sendiri ajah gak ada yang tau. Pondasi tiba-tiba sudah berdiri. Jadi kayak (Proyek) Sangkuriang,” kesal Rohidi.

Warga Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangsel menolak keberlanjutan pembangunan tower sebuah provider, di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU).

Baca Juga :  Budayawan Tangsel Sebut Masyarakat Butuh Legislator yang Tak 'Mata Duitan'
Iklan - Scroll kebawah untuk melanjutkanspot_img
RELATED ARTICLES

Populer